MAYANGAN-PANTURA7.com, Warga Kota Probolinggo kini tak perlu jauh-jauh ke Malang untuk membuat dokumen keimigrasian, seperti paspor dan sejenisnya. Layanan keimigrasian, kini sudah bisa didapatkan di Kota Probolinggo.
Rabu (23/12/2020), Pemerintah Kota Probolinggo membuka Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kelas I TPI Malang, yang berlokasi di bekas Kantor Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Launching UKK dimpimn Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Timur, Jaya Saputra dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Ramdhani.
Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mengatakan, layanan UKK Imigrasi yang sudah ada di Kota Probolinggo dapat menyempurnakan layanan dokumen keimigrasian kepada masyarakat.

“Keimigrasian, wisata, pekerja asing dan investor asing akan sangat terbantu dengan adanya UKK imigrasi ini. Apalagi Kota Probolinggo merupakan kota yang memiliki pelabuhan, stasiun dan menjadi bagian dari program pusat Bromo-Tengger-Semeru,” terang Wali Kota.
Wali Kota menambahkan, Ia menyambut baik signal peningkatan status UKK Imigrasi Kelas I TPI Malang di Kota Probolinggo jika menjadi Kantor Imigrasi Kelas III Kota Probolinggo.
“Terpenting kan Malang (Kantor Imigrasi TPI I Malang, red) dan Kota Probolinggo ini sama-sama ikhlas mau berbagi wilayah kerjanya. Kalau kedua belah pihak ikhlas, maka semuanya akan berjalan lancar,” ujarnya.
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Timur, Jaya Saputra menyampaikan apresiasinya untuk Kota Probolinggo yang telah membuka UKK Imigrasi ketiga di Jawa Timur.
“Pembukaan UKK Imigrasi ini saya sangat apresiasi. Ini sangat luar biasa,” puji Jaya dalam sambutannya dalam Soft Launching UKK Imigrasi di Kota Probolinggo.
Menurutnya, pelaksanaan fungsi imigrasi terkendala luasnya wilayah Negara Indonesia. “Di Jawa Timur saja terdapat 38 kota/kabupaten dan baru ada dua UKK Imigrasi ditambah satu lagi UKK Imigrasi yang dibuka di Kota Probolinggo ini,” paparnya.
Perbandingan luas wilayah Indonesia itu, disebutkan Jaya sebanyak 514 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia dengan kantor imgrasi hanya 125 UPT Imigrasi.
Jaya Saputra berharap, ke depan UKK Imigrasi itu bisa ditindaklanjuti untuk bisa menjadi Kantor Imigrasi Kelas III Kota Probolinggo, sehingga pelayanan dokumen keimigrsian bisa lebih optimal.
“Tentu dengan kesanggupan untuk meningkatkan profesionalitas dan integritas, dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel dan berkualitas,” tandas dia.
Soft launching kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang di Kota Probolinggo ini digelar dengan peserta terbatas dan disiarkan secara virtual. (Adv)
Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT