Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Kesehatan · 6 Jan 2021 11:52 WIB

Tolak Rapid Antigen, Buruh di Purwosari Demo Pabrik


					Tolak Rapid Antigen, Buruh di Purwosari Demo Pabrik Perbesar

PURWOSARI-PANTURA7.com, Ratusan buruh PT. Indraco Global Indonesia (IGI) berunjuk rasa di depan pabriknya, di Jl. Raya Purwosari No. 89, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (6/1/2020). Mereka menuntut hak buruh dipenuhi dan bea rapid tes tidak dibebankan kepada buruh.

Aksi sepihak ini sempat memanas sebelum akhirnya massa diarahkan oleh Forkopimka setempat ke Balai Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari untuk melakukan mediasi dengan pihak perusahaan.

Meski mediasi berlangsung selama sekitar dua jam, namun kedua pihak tidak menemukan titik temu. Pada akhirnya mediasi selesai tanpa ada keputusan.

Salah satu karyawan PT. IGI, Su’udi mengatakan, tuntutan buruh sebenarnya sederhana, yakni hak-hak mereka dipenuhi sesuai Undang-undang ketenagakerjaan. Dalam konteks ini, tes rapid antigen ulang dan sejenisnya ditangguhkan, sebab mereka harus menjalani tes setiap 3 hari sekali.

“Kedua, karyawan yang digantikan posisi kerjanya dengan karyawan lain tanpa adanya informasi kesalahan yang menyebabkan pergantiannya. Ketiga, soal kejelasan jadwal kerja, kerja besok, tapi jam 9 malam baru dikabari,” urai Suudi. 

Selain itu, mereka juga mempertanyakan terkait pergantian posisi kerja yang tidak jelas. Dimana buruh yang reaktif harus menjalani tes swab sebelum masuk kerja. Padahal, papar Suudi, ada buruh yang kembali bekerja tanpa harus tes swab.

“BPJS Ketenagakerjaan juga belum terpenuhi, sekaligus ada intimidasi dari pimpinan kepada buruh,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan PT Indraco Global Indonesia (Persero) menilai, unjuk rasa yang dilakukan para buruh salah sasaran. Sebab posisi mereka merupakan karyawan outsourching dari PT Karya Bintang Mandiri. 

“Tapi tidak apa-apa, kami terima dan kami akan usahakan untuk menampung aspirasi mereka. Tapi kalau disepakati semua, itu yang belum bisa. Mengingat di tengah pandemi, ibarat kapal, kami oleng diterjang pandemi, jadi harus dilakukan penyesuaian,” beber Umar.

Terkait tes rapid, menurutnUmar, bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Pasalnya, PT IGI merupakan perusahaan produksi food safety berupa kopi. 

“Selain karena sudah aturan dari pemerintah, perusahaan makanan dan minuman wajib steril. Maka dari itu, perusahaan menjaga kualitas produk dengan memastikan buruh kami sehat,” tandasnya.

Perkara berbayar atau tidak, dikatakan Umar, itu masalah kesadaran masing-masing orang. Pertimbangan itulah yang membuat perusahaan mewajibkan seluruh buruh untuk menjalani tes rapid per bulan.

Tujuannya, ditegaskan Umas, sebagau upaya antisipasi dan menjaga keselamatan bersama. Baik bagi buruh perusahaan maupun keluarga.

“Sebagai antisipasi, untuk menjaga keselamatan bersama. Fungsi edukasi pentingnya menjaga keselamatan dengan tes rapid, itu yang mungkin kurang dipahami,” pungkasnya. (*)


Editor: Efendi Muhammad
Publisher: A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan