Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Kesehatan · 20 Jan 2021 08:55 WIB

Satgas Covid-19 Akan Swab Warga Kalibuntu


					Satgas Covid-19 Akan Swab Warga Kalibuntu Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo akan melakukan tracing massal terhadap keluarga jenazah yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 asal Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan.

Koordinator Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, sementara akan dilakukan tracing dan swab kepada keluarga atau yang memilik kontak erat dengan jenazah.

“Insyaallah besok (tracing dan swab), untuk waktunya kami masih berkoordinasi dulu. Sasaran awal, kepada yang memiliki kontak erat dengan jenazah,” kata Ugas saat dikonfirmasi melalui sambungan selular, Rabu (20/1/2021).

Dalam pelaksanaan tracing dan swab massal, lanjut Ugas, pihaknya juga akan menurunkan kekuatan penuh dengan melibatkan unsur kepolisian resort (Polres) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Probolinggo.

“Ini keseriusan kami, di sisi lain kami juga prihatin kepada para petugas medis kalau terus-menerus diperlakukan seperti itu (insiden penjemputan paksa), mereka juga bisa trauma padahal hanya menjalankan tugas,” ujar Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo ini.

Perlakuan masyarakat Desa Kalibuntu, menurut Ugas, tidak menaati kebijakan pemerintah, apalagi sampai merusak fasilitas rumah sakit. Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan lebih mengintensifkan sosialisasi pemahaman.

“Selain penjemputan paksa jenazah terkonfimasi positif Covid-19, sangat disayangkan mereka juga merusak beberapa fasilitas sehingga sampai membuat petugas medis takut. Kalau seperti ini berarti tidak menghormati pemerintah,” katanya.

Sekadar informasi, penjemputan paksa jenazah Covid-19 bernama Rodiyah (47) warga Desa Kalibuntu di RSUD Waluyo Jati terjadi, Sabtu (16/1/2021) malam lalu. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki dan mencari para terduga pelaku. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan