Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Hukum & Kriminal · 4 Sep 2021 16:09 WIB

Geledah 2 Rumah Anak Hasan Aminuddin, KPK Sita Uang Rp50 M


					Geledah 2 Rumah Anak Hasan Aminuddin, KPK Sita Uang Rp50 M Perbesar

KRAKSAAN,- Setelah menggeledah Kantor Bupati, dan Pendapa Bupati, dan rumah pribadi Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, kali ini dua rumah di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dua rumah yang berada di Jalan Imam Bonjol itu milik Zulmi Noor Hasani dan Dini. Keduanya anak Hasan dan mantan istrinya, Dian Prayuni. Penggeledahan mulai Sabtu (4/9/2021) siang sekitar pukul 13.00 WIB dan masih berlangsung.

Informasi yang diperoleh, penyidik KPK terlebih dahulu menggeledah rumah Dini. Lokasinya di sebelah barat rumah Zulmi yang digadang-gadang bakal maju dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Probolinggo, 2023 mendatang.

Hingga berita ini ditulis, penyidik KPK masih berada di dalam rumah Zulmi. Terpantau penyidik berkacamata mengenakan baju lengan panjang motif kotak-kotak putih dan hitam terlihat memeriksa seseorang perempuan yang belum diketahui identitasnya.

“Sejak tiga jam lalu kalau tidak salah, yang pertama itu yang digeledah rumah Dini. Setelah selesai langsung menuju rumah Mas Zulmi,” kata seorang warga sekitar yang turut menyaksikan proses penggeledahan.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya itu, dari rumah Dini, KPK diduga menyita sejumlah uang sekitar Rp50 miliar.

“Tapi tidak tahu juga kebenarannya. Kalau tadi saya tanyakan isi koper yang dibawa ke pengawalnya, bilangnya uang Rp50 miliar. Benar tidaknya saya tidak tahu,” ujar pria berinisial F.

Benar saja, usai keluar dari rumah Zulmi, terlihat salah seorang penyidik KPK membawa satu koper warna hitam. Koper tersebut kemudian dimasukkan ke mobil Kijang Innova dengan nopol W-1408-Z dengan kawalan ketat personel Polres Probolinggo.

Seperti diketahui, penggeledahan sejumlah titik mulai dilakukan penyidik KPK di Probolinggo, sejak Selasa (31/8/2021). Penggeledahan itu buntut dari penetapan Bupati Probolinggo non-aktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin serta sejumlah ASN sebagai tersangka atas kasus jual beli jabatan. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah. FT

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal