Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Hukum & Kriminal · 12 Sep 2021 16:30 WIB

Polisi Sebut Korban Ledakan di Gondangwetan Sudah Setahun Bisnis Bahan Peledak


					Polisi Sebut Korban Ledakan di Gondangwetan Sudah Setahun Bisnis Bahan Peledak Perbesar

GONDANGWETAN,- Polres Pasuruan Kota terus bekerja keras menguak penyebab pasti terjadinya ledakan di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 9 saksi.

“Dapat kita jelaskan pada hari ini, sudah ada 9 saksi yang sudah kami mintai keterangan,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bima Sakti, Minggu (12/9/2021).

Soal daya ledak ledakan yang diduga kuat berasal dari bondet atau bom ikan, Bima Sakti belum bisa memastikan. Sebab kekuatan daya ledak dalam kejadian itu masih pendalaman dari Tim Jibon dan Tim Labfor Polda Jatim.

“Tim juga mengamankan beberapa barang bukti dan suudah kita sisihkan untuk diteliti oleh Tim Labfor. Kemudia barang bukti lainnya kami titipkan ke tim Jibom Polda Jatim,” ia menambahkan.

Dijelaskan Bima, dari keterangan yang didapat dari beberapa saksi, diketahui bahwa peracikan bahan peledak di rumah Abdul Ghofar sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir.

“Informasi yang kita dapat dari keterangan beberapa saksi, peracikan bahan peledak sudah berlangsung sekitar satu tahunan, sebagian hasil racikan dijual,” tandas dia

Sementara pemasok bahan peledak, menurut Bima, masih didalami penyidik. Penyelidikan lebih rumit karena saksi kunci yang ada di lokasi, Abdul Ghofar (40) dan mertuanya Mat Sidik (65) meninggal dunia.

“Karena dari keterangan beberapa saksi yang sudah kita periksa mengatakan, bahwa korban yang meninggal itu merupakan saksi kunci dalam kejadian ini,” pungkasnya.

Diketahui, ledakan keras terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Sabtu (11/9/21) pagi. Ledakan itu menewaskan 2 orang dan 2 orang lainnya luka-luka. Tak hanya itu, rumah milik Ghofar dan adiknya, Imron, rata dengan tanah. (*)

 

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal