Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Kesehatan · 8 Feb 2022 23:59 WIB

Klaster Sekolah Meluas, 17 Siswa SMPN 5 Kota Probolinggo Terpapar Covid-19


					Klaster Sekolah Meluas, 17 Siswa SMPN 5 Kota Probolinggo Terpapar Covid-19 Perbesar

Probolinggo,- Klaster penyebaran Covid-19 area sekolah di Kota Probolinggo terus meluas. Saat ini, sudah ada 17 siswa SMPN 5, yang dinyatakan positif terpapar virus korona tes rapid antigen.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati mengungkapkan, terkuaknya fakta bahwa belasan siswa tersebut terpapar Covid-19 bermula saat salah satu siswa menderita batuk dan pilek. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.

Hasilnya, diketahui bahwa siswa tersebut terpapar Covid-19. Mendapati hal itu, Tim Satgas Covid-19 Kota Probolinggo pun tak tinggal diam dengan melakukan pelacakan kontak erat.

“Setelah mendapat informasi yang terhubung dengan aplikasi, siang tadi kita bergerak cepat dengan melakukan tes swab antigen kepada 200 siswa, termasuk siswa yang kontak erat. Hasilnya, 16 siswa positif Covid-19,” ujar dr. Nurul, Selasa (8/2/22) malam.

Kemudian 16 siswa dibawa ke Rusunawa Mayangan untuk menjalani isolasi. Meski terpapar, namun 16 siswa tersebut kondisinya sehat dan tidak memiliki gejala apapun.

Dengan terpaparnya 16 siswa ini, maka total siswa SMPN 5 yang terinfeksi Covid-19 mencapai 17 orang. Rencananya Rabu (9/2/22) besok, Dinas Kesehatan akan kembali melakukan tes swab antigen kepada guru dan pegawai SMPN 5 Kota Probolinggo.

“Sesuai SKB 4 menteri, maka selama 2 minggu atau selama 14 hari, maka siswa yang menjalani karantina akan dipantau terus. Jika hasil pemeriksaan dan swab negatif, maka siswa tersebut akan diperbolehkan pulang,” imbuh Nurul.

Ia menghimbau agar warga senantiasa menerapkan protokol kesehatan. “Bagi yang belum suntik vaksin, agar segera vaksin,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

 

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan