Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 12 Feb 2022 18:27 WIB

Jadi Penasehat Kosti Jatim, Gus Haris: Kosti dan Pesantren Punya ‘Chemistry’


					Jadi Penasehat Kosti Jatim, Gus Haris: Kosti dan Pesantren Punya ‘Chemistry’ Perbesar

Pajarakan,- Pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Jawa Timur, periode 2022 – 2026 dikukuhkan, Sabtu (12/2/22. Pengukuhan digelar di GOR Damanhuri Genggong, Kabupaten Probolinggo, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Ketua Kosti Jawa Timur, H. Achmad Anshori mengatakan, amanah yang diembannya saat ini tak lain merupakan kepercayaan dari para pecinta sepeda tua di komunitas tersebut. Ia meminta, seluruh komunitas solid dan bersama-sama membesarkan Kosti.

“Kami berterima kasih karena Kosti Jatim didukung penuh oleh tokoh ulama muda yang sangat antusias pada komunitas ini. Satu-satunya gus yang juga berkenan menjadi dewan penasehat, yaitu Gus Haris,” ungkap Ashori.

Gus Haris yang dimaksud adalah Kepala Biro Kepesantrenan Pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo, Gus dr. Muhammad Haris Damanhuri Romly.

Sementara itu, Gus Haris menilai, Kosti memiliki ikatan persaudaran yang amat kental. Menurutnya, persaudaraan di Kosti tidak memandang usia, ras, kasta atau golongan tertentu.

Bahkan dijelaskan Gus dr. Haris, ia banyak belajar berbagai hal darinkomunitas pecinta sepeda kuno tersebut. Banyak ilmu tingkat tinggi yang tidak diajarkan di sekolah, namun ditemukan di tengah-tengah para ontelis itu.

“Kesederhanaan hidup dan keguyuban antar sesama sangat luar biasa,” puji keponakan Ketua Majelis Ulama (MUI) Jawa Timur, KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah itu.

Gus Haris menambahkan, ‘Ontel Goes to Pesantren’ yang bakal digelar besok, Minggu (13/2/22) bertujuan untuk menularkan semangat kesederhanaan komunitas Kosti ke pesantren.

Gus Haris mengatakan, pesantren dan sepeda tua sama-sama memiliki ‘chemistry’ kuat dalam sejarah. Selain itu, keduanya sama-sama menjunjung tinggi kearifan lokal.

“Selain untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal, juga untuk mengingat sejarah masa lalu,” tandas ulama muda yang juga ketua DPC HKTI Kabupaten Probolinggo ini. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan