Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Hukum & Kriminal · 29 Agu 2022 15:47 WIB

Akun FB Rektor UNUJA Paiton, Ra Hamid, Diduplikasi


					Akun FB Rektor UNUJA Paiton, Ra Hamid, Diduplikasi Perbesar

Paiton – Keberadaan akun Facebook (FB) baru yang mengatasnamakan Rektor Universitas Nurul Jadid KH. Abdul Hamid Wahid dibantah oleh yang bersangkutan. Ra Hamid, sapaan akrabnya, mengaku tidak pernah memiliki akun FB tersebut.

Pertama kali ia mengetahui adanya akun FB dengan nama Abdul Hamid Wahid pada Senin (29/8/2022) pagi. Padahal ia tidak pernah membuat akun FB tersebut.

“Awal itu tadi pagi ada yang laporan, dan setelah itu ada lagi dari orang yang beda, makanya saya umumkan di Facebook kalau itu bukan akun saya,” katanya, Senin.

Ia menduga, akun FB itu sengaja dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan dari menduplikasi akun FBnya. Sebab, tak hanya namanya yang digunakan, foto profil dari akun tersebut juga menggunakan foto profil dirinya yang saat ini sedang digunakan di akun FB-nya.

Tak hanya itu, ia juga meyakini akun FB tersebut sengaja dibuat untuk melakukan penipuan terhadap masyarakat. Pasalnya, dirinya sudah banyak menerima laporan bahwa akun tersebut banyak meminta pertemanan dan juga meminta nomor WhatsApp (WA) dari akun FB yang menerima permintaan pertemanannya.

“Dia kemudian minta kode yang dikirim ke WhatsApp. Kemungkinan untuk melakukan peretasan,” ungkap kiai yang dijuluki Red Hawk.

Ra Hamid pun menyebut, kejadian ini bukanlah yang pertama kali menimpa dirinya. Beberapa waktu lalu juga sempat ada akun yang menduplikat akun FB-nya. Meski begitu, ia tidak berniat melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Lebih dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menolak permintaan pertemanan dari akun FB tersebut dan melaporkannya ke pihak FB karena ada indikasi penipuan.

“Tidak usah ke polisi, tapi saya minta untuk melaporkan akun itu ke pihak Facebook. Biar diblokir,” jelasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal