Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pendidikan · 29 Sep 2022 17:28 WIB

Tingkatkan Pemahaman Mitigasi Kebencanaan, BPBD Lumajang Sasar Sekolah


					Tingkatkan Pemahaman Mitigasi Kebencanaan, BPBD Lumajang Sasar Sekolah Perbesar

Lumajang,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang melakukan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMA Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (29/9/22).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi mengatakan, SPAB ini dibentuk untuk memperkuat pemahaman terhadap ancaman bencana bagi warga yang yang berada di kawasan rawan bencana.

“Yang kita inginkan dari tingkat masyarakat dan pendidik atau pelajar agar memahami tentang bagaimana penanggulangan bencana di tempat mereka,” kata Patria.

Menurutnya, sosialisasi SPAB itu dalam upaya memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

Sosialisasi ini, imbuhnya, merupakan bentuk peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan kearifan lokal untuk pengurangan risiko bencana di wilayahLumajang.

“Sejak bulan Januari kemarin sudah kita lakukan mitigasi, sosialisasi, koordinasi, informasi, dan edukasi,” beber dia.

Dalam memasuki musim hujan saat ini, pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya meminimalkan dampak bencana serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

Sejauh ini, lanjut Patria, pemahaman masyarakat terhadap mitigasi kebencanaan dinilai masih rendah. Oleh sebab itu, pihaknya terus mengingatkan warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan akan adanya banjir maupun lahar Gunung Semeru.

“Bukan hanya BPBD saja, melainkan stakeholder (pemangku kepentingan) yang lain, perangkat desa, termasuk media harus melakukan mitigasi bencana terhadap masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publiher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris

4 April 2025 - 10:40 WIB

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Sebanyak 3.561 Pelajar Lumajang Putus Sekolah

11 Maret 2025 - 15:22 WIB

Pemkot Probolinggo Bakal Bangun SMPN 11, Siapkan Lahan di 3 Lokasi

6 Maret 2025 - 17:38 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Wabup Pasuruan Buka Segel, Siswa SDN Jeladri 1 Akhirnya Bisa Belajar di Sekolah

26 Februari 2025 - 15:53 WIB

Trending di Pendidikan