Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

Ekonomi · 25 Feb 2023 16:48 WIB

Persiapan Pensiun, Pegawai Perusahaan Kayu Hasilkan Cuan dari Lukisan


					Atim Adi melukis sketsa pesanan pelanggan. Perbesar

Atim Adi melukis sketsa pesanan pelanggan.

Probolinggo – Berawal dari hobi, Atim Adi (54), warga Ikan Paus, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo dapat menghasilkan cuan dari melukis sketsa yang ia tekuni sejak puluhan tahun lalu. Dengan tarif Rp75 ribu, warga dengan bebas memesan lukisan sketsa yang diinginkan.

Lukisan karya Atim Adi ini bermula saat ia menjalani isolasi mandiri karena terjangkit Covid-19 selama tiga bulan. Karena total berhenti bekerja, maka kekosongan tersebut ia manfaatkan untuk menekuni hobinya, melukis sketsa.

Dari situlah, lukisan sketsa dari bapak dua anak yang ia dalami mulai dilirik. Beberapa teman memintanya untuk melukis sketsa.

Beberapa kali dipercaya mendapat pesanan, Atim akhirnya memberanikan diri membuka lapaknya di Alun-alun Kota Probolinggo.

Di lapak dengan dasar karpet itulah, Atim mematok sketsa lukisan bagi pelanggan dengan harga Rp75 ribu hingga Rp150 ribu tergantung besar kecil media yang ia lukis.

“Sejak satu bulan yang lalu, saya membuka lapak di alun-alun ini. Namun karena saya masih bekerja, maka lapak di alun-alun ini hanya saya buka hari Sabtu dan Minggu saja,” ujarnya.

Selama membuka lapak sketsa lukis di alun-alun, banyak warga yang menggunakan jasanya baik untuk melukis pelanggan ataupun melukis foto keluarga.

Cukup satu hingga dua jam, pesanan lukisan pelanggan jadi plus dilengkapi pigura. Selain bisa ditunggu, Atim juga menerima pesanan sketsa lukis dengan cara mengirim foto pelanggan. Dan pelanggan bisa mengambil lukisan setelah jadi.

“Saat ini, saya terus menekuni sketsa lukis ini, karena pada bulan Agustus ini, saya sudah pensiun. Sehingga setelah pensiun, saya tetap ada pekerjaan dan pemasukan,” ujarnya.

Salah satu pelanggan asal Kelurahan Jati, Nur Laila mengaku, kagum dengan hasil sketsa lukis dari Atim. Selain detail, hasil sketsa lukis yang dihasilkan sangat mirip.

“Saya tertarik melukiskan foto saya karena saat saya olahraga kagum melihat hasil lukisan sketsa dari Atim, sehingga saya akhirnya memesan sketsa lukis,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi