Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 1 Apr 2023 05:09 WIB

Ratusan Rumah di Winongan Terendam Banjir, Warga Tidak Bisa Tarawih


					TERGENANG: Masjid di Desa Bandaran, Kec. Winongan yang terendam banjir. (foto: Moh. Rois) Perbesar

TERGENANG: Masjid di Desa Bandaran, Kec. Winongan yang terendam banjir. (foto: Moh. Rois)

Pasuruan,- Pemukiman warga dinDesa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan dilanda banjir, Jum’at (31/3/23) malam. Banjir datang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang

Akibatnya, sejumlah rumah dan tempat ibadah terendam banjir. Warga pun kesulitan untuk melaksanakan salat tarawih.

Kasun Gambiran, Desa Bandaran, Ahmad Kusairi mengatakan, banjir datang sebelum waktu salat maghrib, yakni sekitar pukul 17.30 WIB. Ketinggian air mencapai 100 sentimeter.

“Di dalam rumah ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Kalau diluar sekitar 100 sentimeter,” kata Kusairi.

Sejumlah tempat ibadah seperti masjid dan musholla, juga terendam sehingga mempersulit jemaah untuk melaksanakan salat tarawih.

“Warga tadi tidak bisa salat tarawih. Di dalam masjid ketinggian airnya sama dengan di rumah saya sekitar 30 sentimeter. Sekarang sudah surut,” ujar Kusairi.

Sementara itu, menurut Ketua RW 05 Dusun Gambiran Indah, Desa Bandaran, Zainul Arifin (45), total ada sekitar 5 dusun di Desa Bandaran yang terendam banjir.

Lima dusun itu yakni Dusun Gambiran,  Karang Tanjung, Mayangbang, Karang Makam dan Talang Kulon. Ketinggian air bervariasi, mulai 100 hingga 150 sentimeter.

“Ada ratusan KK (Kepala Keluarga, red) yang terdampak, di Dusun Gambiran saja ada 100 KK,” ungkap Zainul.

Selama seminggu, dijelaskan Zainul, kurang lebih 4 kali desanya terendam banjir. Banjir disebabkan karena sungai di desanya tak bisa menampung air hujan sehingga meluber ke rumah warga.

“Memang sudah langganan, seminggu ini saja sudah empat kali banjir,” jelasnya. (*)

 

Editor: Mohammad S
Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa