Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Peristiwa · 14 Mei 2023 00:38 WIB

Polisi Gagalkan Curanmor di Alun-alun Kraksaan, Pelaku Sempat Dimassa


					DITANGKAP: Dua maling motor yang berhasil ditangkap polisi. (foto: Ali Yak'lu) Perbesar

DITANGKAP: Dua maling motor yang berhasil ditangkap polisi. (foto: Ali Yak'lu)

Probolinggo,- Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian. Maling motor yang beraksi di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu (13/5/2023) sekitar pukul 15.30 WIB tertangkap basah oleh polisi saat melancarkan aksinya.

Kanitreskrim Polsek Kraksaan, Ipda Juwantoro Setwo Wadi mengatakan, ia memang rutin berkeliling melakukan pengamanan di titik-titik rawan curanmor setiap hari.

Kebetulan pada Sabtu (13/5/2023) sore, ia sedang ‘nyanggong’ (berjaga-jaga) di sekitar Alun-alun Kota Kraksaan.

Setiba di alun-alun, ia menyaksikan gelagat mencurigakan dari dua pemuda, sehingga terus diamati. Tak berselang lama, Taufik Hidayat (35) warga Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, salah satu pelaku, melancarkan aksinya.

Ia membobol motor Honda Beat bernopol N 6150 OS milik pengunjung alun-alun menggunakan kunci T yang terparkir dekat dengan motor pelaku.

Sedangkan seorang pelaku lainnya, Sunardi (39) terus duduk di atas motornya sambil memantau situasi. Dan pada saat itu juga, Iptu Juwantoro langsung menyergap pelaku.

“Kebetulan saat penyanggongan di Alun-alun Kraksaan, mereka sedang melakukan aksinya, jadi kepergok saya langsung,” katanya.

Ia menambahkan, kedua pelaku memang sudah menjadi incaran polisi sejak lama. Keduanya spesialis curanmor di Alun-alun Kraksaan. Bahkan, keduanya diyakini sudah lebih dari 10 kali melancarkan aksi pencuriannya.

“Jadi mereka memang spesialis pelaku curanmor, khususnya di alun-alun. Bukan hanya sekali atau dua kali, tapi lebih dari 10 kali. Alhamdulillah sekarang bisa terungkap,” katanya.

Sementara itu, Yuna Nisa baru mengetahui motornya menjadi target pencurian setelah kerumunan massa berkumpul di dekat lokasi parkir motornya.

Pada saat itu, ia sedang mengadakan pertemuan dengan sejumlah guru untuk membahas program sekolah.

“Katanya yang dicuri Beat merah, saya sadar bahwa itu motor saya. Pas saya cek, ternyata betul itu motor saya,” ujar guru dari Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo itu. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa