Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Nasional · 10 Jul 2023 21:57 WIB

Kurang Sehat, Dua Jemaah Haji Probolinggo Pulang Dini


					ARMADA HAJI: Bus yang antar jemput jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo. (foto: Dok) Perbesar

ARMADA HAJI: Bus yang antar jemput jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo. (foto: Dok)

Probolinggo,- Dua orang jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo dengan alasan sakit akhirnya memisahkan diri (tanazul) dari kloternya sehingga bisa dipulangkan lebih awal dari tanah suci Mekkah pada Selasa (11/7/2023) besok. Semestinya, kepulangan kedua jemaah itu dijadwalkan pada 28 Juli mendatang.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Taufieq mengatakan, kedua jemaah itu adalah Muhammad Satuki asal Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran dan Hatidja warga Desa Tamansari, Kecamatan Kraksaan.

“Keduanya harus dipulangkan lebih dulu karena faktor kesehatannya yang kurang baik,” kata Taufieq, Senin (10/7/2023).

Taufieq menambahkan, semula Muhammad Satuki merupakan rombongan dari kelompok terbang (Kloter) 64 yang dijadwalkan pulang pada 28 Juli mendatang.

Begitupun dengan Hatidja yang tercatat merupakan anggota rombongan dari Kloter 65 dan dijadwalkan pulang pada hari yang sama.

“Karena faktor kesehatan tadi, akhirnya keduanya tanazul dan dititipkan ke Kloter 16 yang merupakan rombongan dari jemaah haji Sidoarjo yang pulangnya besok,” ucapnya.

Setibanya di tanah air, kata Taufieq, keduanya tidak bisa langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka masih akan diperiksa kesehatannya. Jika tidak memungkinkan, maka keduanya akan mendapatkan perawatan medis lebih dulu.

“Kalau masih kurang sehat, tentu akan dirawat terlebih dahulu di klinik sampai kondisinya menungkinkan untuk pulang ke rumahnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelum keduanya, sudah ada jemaah haji pasangan suami-istri asal Kabupaten Probolinggo yang juga tanazul dan dipulangkan lebih awal. Penyebab kepulangan karena Wiwik, istri Muhammad Heru Gunawan, kondisi kesehatannya kurang prima.

“Keduanya asal Kecamatan Sumberasih, dan sudah dipulangkan 7 Juli lalu bersama Kloter 6 yang merupakan rombongan dari Sumenep dan Pamekasan. Yang sakit istrinya, jadi Bapak Heru menemani dan ikut pulang lebih awal,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Trending di Nasional