Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Peristiwa · 6 Okt 2023 12:20 WIB

Tiga Tahun Tertimbun Lahar Semeru, Wheel Loader Akhirnya Ditemukan


					DITEMUKAN: Wheel Loader ditemukan di area Sungai Besuk Kobokan setelah tiga tahun tertimbun lahar erupsi Gunung Semeru. (foto: Asmadi). Perbesar

DITEMUKAN: Wheel Loader ditemukan di area Sungai Besuk Kobokan setelah tiga tahun tertimbun lahar erupsi Gunung Semeru. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Dahsyatnya terjangan erupsi Gunung Semeru pada 2020 silam, membuat sejumlah alat berat milik penambang pasir hilang ditelan aliran lahar Gunung Semeru. Alat berat yang sempat hilang sebelumnya, bahkan baru ditemukan setelah 3 tahun terpendam.

Alat berat yang ditemukan pada Rabu (4/10/23) itu adalah Wheel Loader. Alat yang menggunakan roda karet untuk pekerjaan dengan mobilisasi tinggi ini ditemukan di area Sungai Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

“Saat ditemukan, kondisi alat berat dengan jenis wheel loader tersebut cukup parah. Meski struktur awalnya masih terlihat jelas, namun ternyata kerusakannya tergolong berat,” kata Relawan Kebencanaan Pos Pantau Curah Kobokan, Irul, Jumat (6/10/23).

“Tertimbun material sedimen awan panas Gunung Semeru selama tiga tahun lamanya tentu membuat kondisinya tidak perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Dikatakannya, kendaraan berat itu terseret hingga sejauh 200 meter dari lokasi tambang. Saat ditemukan, timbunan material mencapai kedalaman sekitar 20 meter.

“Kerusakannya cukup parah, mesin dan beberapa bagian lain sudah hancur dan banyak yang hilang. Kondisinya juga sudah tidak dapat dioperasikan,” beber dia.

Wheel Loader itu, menurut Irul, diketahui ditemukan pertama kali oleh seorang penambang pasir di areal Sungai Besuk Kobokan. Saat itu, aktifitas penambangan pasir sedang dilakukan para penambang.

“Ketemunya waktu pekerja yang menggunakan ekscavator sedang menggali tebing, tanpa sengaja secara bersamaan bangkai alat berat berhasil ditemukan,” jelasnya. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moh. Rochi.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa