Menu

Mode Gelap
Peringatan Harjakabpro ke-279 Dikemas Sederhana, Diawali Ziarah Kubur dan Tasyakuran Tiga Bulan, Pemkot Probolinggo Vaksin 3 Ribu Ekor Sapi Pria Pembunuh Istri di Probolinggo Terancam Hukuman Mati, ini Pasal yang Diterapkan Polisi Songsong Porprov 2025, PODSI Kota Probolinggo Targetkan 6 Medali Emas Solusi Air Bersih di Lumajang: Bupati dan Walikota Probolinggo Dukung Rencana Pembangunan Infrastruktur Air Pemkot Probolinggo Segera Tata Ulang Alun-alun, Siapkan Anggaran Rp10 M

Hukum & Kriminal · 13 Feb 2024 21:42 WIB

Dilaporkan Menganiaya, Kades Bulu Probolinggo Sebut Dirinya Korban


					BANTAH: Kades Bulu Dimas Eko Romadhoni (kanan) membantah tuduhan penganiayaan yang dialamatkan kepadanya. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

BANTAH: Kades Bulu Dimas Eko Romadhoni (kanan) membantah tuduhan penganiayaan yang dialamatkan kepadanya. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Dilaporkan melakukan penganiayaan, Kepala Desa (Kades) Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Dimas Eko Romadhoni memberikan bantahan. Menurutnya, pelaporan tersebut tidak sesuai dengan fakta.

Dimas menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya dan Jessica Amelia bertemu untuk urusan gadai mobil. Ia yang sedang membutuhkan uang, bertemu dengan Jessica yang merupakan pegawai showroom mobil.

“Tidak ada perselingkuhan, di mobil itu murni urusan gadai mobil, tidak ada hal-hal yang negatif disitu,” bantah Dimas, Selasa (13/2/24) malam.

Namun, tak berselang lama, datang Yopie Dwi Sulak yang mengintip dari kaca mobil sebelah kanan yang kursinya diduduki oleh Jessica.

Setelah itu, Yopie langsung bergeser ke kaca mobil sebelah kiri yang kursinya diduduki oleh Dimas.

“Kalau bertemu di kafe kan tidak elok, seorang kepala desa jika dilihat masyarakat bertemu dengan perempuan. Makanya itu di mobil, itu pun lokasinya di tempat umum, di Pom Semampir,” ujar dia.

Dimas melanjutkan, saat pintu dibuka dan turun dari mobil, dirinya langsung mendapatkan serangan dari Yopie, mukanya ditonjok sampai berdarah.

Yak terima atas perlakuan tersebut, Dimas mencoba melawan karena merasa harga dirinya telah diinjak-injak.

“Bukan saya yang menyerang, sebaliknya malah saya yang diserang duluan,” klaim Dimas.

Ia menyebut, dalam pemikiran akal sehat, tentunya Yopie akan langsung melaporkan dirinya ke Polres Probolinggo jika merasa diserang lebih awal. Bukan justru menunggu keesokan harinya untuk membuat laporan juga.

“Bisa diambil kesimpulan, saya langsung laporan setelah kejadian pemukulan hari Minggu itu,” ujarnya.

Sementara, di sisi lain saat dirinya sedang berkelahi dengan Yopie, ada seorang warga yang menelepon istrinya untuk datang ke lokasi. Mendengar hal tersebut, istrinya langsung menuju ke Pom Semampir.

“Jadi setelah berkelahi itu, Yopie ini langsung membawa mobil yang dikendarai Jessica pergi. Sedangkan Jessica lari ke Indomart, sampai akhirnya diajak oleh istri saya. Mereka berdua kemudian semobil ke rumah saya,” ujarnya.

Lebih dari itu, Yopie juga melakukan intimidasi terhadap istrinya. Yopie, imbuh Dimas, mendatangi rumahnya dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada istrinya.

“Ada intimidasi kepada istri saya, dia mengeluarkan kata-kata kasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Jessica mengaku, pertemuannya dengan Dimas di Pom Semampir Minggu lalu, murni untuk membahas masalah gadai mobil.

Ia memastikan, dirinya dan Dimas pun tidak ada hubungan spesial. “Hanya urusan gadai. Tidak ada perselingkuhan seperti yang dituduhkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Senin (12/2/24) malam, Yopie mendatangapi Polres Probolinggo. Ia melaporkan Dimas karena dinilai telah melakukan pemukulan terlebih dahulu pada insiden yang terjadi di Pom Semampir, Minggu (11/2/24) sebelumnya. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim.

Artikel ini telah dibaca 163 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pria Pembunuh Istri di Probolinggo Terancam Hukuman Mati, ini Pasal yang Diterapkan Polisi

18 April 2025 - 17:43 WIB

Diawasi dari Udara, Lokasi Sabung Ayam di Nguling Dibongkar Polisi

18 April 2025 - 05:40 WIB

Wanita Muda Kena Begal di Leces Probolinggo, Tangan Nyaris Putus

17 April 2025 - 18:23 WIB

Habisi Istri dengan Keji, Didik Mengaku Dibakar Rasa Cemburu

17 April 2025 - 17:21 WIB

Polres Pasuruan Kota Bongkar Sindikat Sabu, Lima Orang Diamankan

17 April 2025 - 17:08 WIB

Pelaku Pembuhunan Wanita Muda di Banyuanyar Probolinggo Tertangkap, Ternyata Suami Korban

17 April 2025 - 15:02 WIB

Oknum Guru PNS di Lumajang yang Lakukan Pelecehan Seksual Belum Jadi Tersangka

16 April 2025 - 19:49 WIB

Tiga Terdakwa Kasus Ganja di Lumajang Dituntut Beragam

16 April 2025 - 19:33 WIB

Remaja di Sumberasih Probolinggo Cabuli Tetangga, Korban Masih Berusia 6 Tahun

16 April 2025 - 19:15 WIB

Trending di Hukum & Kriminal