Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Politik · 23 Feb 2024 15:46 WIB

Pasca Pemilu, MUI Jatim Imbau Masyarakat Kembali Bersatu


					SERUKAN PERSATUAN: Ketua MUI Jatim, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. (foto: dok). Perbesar

SERUKAN PERSATUAN: Ketua MUI Jatim, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. (foto: dok).

Probolinggo,- Proses pemungutan suara untuk Pemilu 2024 telah selesai dilaksanakan, Rabu (14/2/2024) lalu. Pasca pemilu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengimbau agar warga kembali bersatu demi menjaga kerukunan bermasyarakat.

Ketua MUI Jawa Timur, KH. Moh Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, dalam urusan politik, berbeda pendapat merupakan hal yang lumrah terjadi.

Namun menurutnya, menjalin silaturrahim jauh lebih penting daripada urusan politik. “Berbeda pilihan politik itu biasa. Tapi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, jauh lebih penting,” kata Kiai Mutawakkil, Jumat (23/2/2024).

 

Ia menilai, proses penyelenggaraan pemilu kali ini sudah berjalan lancar dan damai. Tak ada satupun proses pemungutan maupun penghitungan suara yang tidak diikuti oleh saksi dari masing-masing kontwatan )baik Pilpres, Pileg pun DPD.

“Oleh karena itu, kami imbau masyarakat agar tidak terpancing pada isu-isu atau hoaks yang justru bisa menimbulkan kekeruhan keadaan,” ujar ulama kharismatik ini.

Kiai Mutawakkil menyebut, kalau pun ada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu, hal tersebut bisa diproses dalam ranah hukum sesuai regulasi yang ada.

Menurutnya yang terpenting, masyarakat bisa kembali bersatu demi Indonesia meski berbeda pilihan dalam pemilu.

“Ayo hormati hasilnya, serahkan saja kalau diduga ada pelanggaran ke ranah hukum, ada MK. Tidak usah gaduh-gaduh, sudah ada sistem yang mengatur,” pesannya.

Pengasuh pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan ini berharap, kepada para calon yang nantinya ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang, semoga bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik kedepannya.

“Semoga bisa membawa bangsa ini semakin maju, yang mendapat limpahan rahmat dari Allah,” pungkas mantan Ketua PWNU Jawa Timur ini. (*)

 

Penulis: Ali Ya’lu

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher:

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik