Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 29 Mar 2024 19:56 WIB

BPBD Kota Probolinggo Petakan Potensi Bencana di Jalur Mudik


					PEMETAAN: Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo, saat pemetaan potensi bencana di ruang Pusdalops. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

PEMETAAN: Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo, saat pemetaan potensi bencana di ruang Pusdalops. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperdiksi akan terjadi cuaca ekstrem saat libur lebaran. Mengantisipasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo telah memetakan jalur mudik yang berpotensi rawan bencana, serta akan menyiapkan posko.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo mengatakan, saat ini musim penghujan masih terjadi di Kota Probolinggo, dan akan berlangsung hingga bulan Mei mendatang.

“Kota Probolinggo sendiri termasuk jalur arus mudik, yang mana, di sejumlah jalur yang dilewati berpotensi rawan bencana. Untuk itu BPBD Kota Probolinggo sudah memetakan titik rawan bencana,” ujar Sugito, Jumat (29/3/24).

Titik yang berpotensi rawan bencana khususnya banjir dan pohon tumbang saat terjadi cuaca ekstrem di antaranya, di Jalan Profesor Hamka, Jalan Anggrek, serta Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Panglima Sudirman.

Sehingga, agar saat terjadi bencana pada arus mudik dan balik lebaran, petugas dengan cepat merespon. BPBD Kota Probolinggo menyiapkan anggotanya untuk bersiaga di posko lebaran Gedung Meteor, dan posko di Bundaran Gladak Serang.

“Selain itu, juga untuk memantau kondisi cuaca, serta debit air di empat pintu air. Petugas juga bersiaga 24 jam di Posko Pusdalops BPBD Kota Probolinggo,” ujar dia.

Terlepas dari hal tersebut, untuk mengurangi dampak akibat cuaca ekstrem, BPBD Kota Probolinggo sejak kemarin menggalakkan program Gerakan Gotku Resik, yang hingga saat ini telah menyasar delapan kelurahan.

“Dengan program ini, harapannya agar masyarakat sadar akan kebersihan got dan saluran air di sekitarnya. Sehingga saat terjadi hujan lebat khususnya saat lebaran tidak terjadi genangan,” pungkas Sugito. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan