Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 19 Apr 2024 12:53 WIB

Pasca Banjir Lahar Hujan Semeru, 8 Jembatan Rusak, Warga Kembali Dievakuasi


					Tangkapan layar video salah satu jembatan rusak akibat banjir lahar hujan di Lumajang. (kreator: Asmadi). Perbesar

Tangkapan layar video salah satu jembatan rusak akibat banjir lahar hujan di Lumajang. (kreator: Asmadi).

Lumajang,- Sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Dusun Krajan, Desa Sumberurip, Kecamatan Prononjiwo dan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, evakuasi ke tempat yang lebih aman, Jumat (19/4/24).

Hal itu dilakukan karena banjir lahar hujan menyebabkan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo meluap hingga merendam permukiman warga.

“Luapan lahar hujan kerjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi melanda wilayah Gunung Semeru sejak Kamis sore,” kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Patria Dwi Hastiadi.

Selain membuat warga mengungsi, terjangan lahar hujan juga menerjang 8 jembatan hingga rusak parah. Jembatan yang rusak jembatan penghubung Desa Gondoruso dan Desa Bades di Kecamatan Pasirian, Jembatan mujur II Kloposawit, Jembatan Sarikemuning, dan jembatan Gantung Kaliregoyo.

Kemudian Jembatan Durek Hamzah, Jembatan Kali Klompret, Jembatan Desa Jurang Mangu, serta Jembatan Limpas Kali Putih Desa Nguter. Selain itu, jalan raya Candipuro juga tergenang sehingga arus lalu lintas sempat ditutup.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan langsung menuju lokasi guna melakukan assessment dan melakukan percepatan penanganan banjir. Selain itu, pelayanan kesehatan sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan,” katanya.

Saat ini, pihak BPBD Lumajang menurunkan satu unit perahu guna mempercepat proses evakuasi. Hingga kini, tim gabungan masih berada di lokasi untuk bersiaga.

Ia mengimbau kepada pemerintah desa di kawasan terdampak bencana untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan melihat potensi curah hujan secara berkala .

Disamping itu, pemerintah desa diminta memberikan informasi secara rutin bagi masyarakat yang berada di sekitar DAS Regoyo.

“Hal tersebut harus dilakukan guna meminimalisir dampak apabila terjadi banjir susulan dari lahar hujan Gunung Semeru,” pungkas Patria. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa