Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Ekonomi · 4 Jun 2024 21:05 WIB

Jelang Idul Adha, Lalu Lintas Hewan Ternak di Kota Probolinggo diawasi.


					SEHAT: Suasana Pasar Hewan Lumajang, yang kian ramai. (foto: dok). Perbesar

SEHAT: Suasana Pasar Hewan Lumajang, yang kian ramai. (foto: dok).

Probolinggo,- Menjelang Hari Raya Idul Adha, penjulan hewan ternak baik sapi maupun kambing meningkat di Kota Probolinggo.²

Untuk mengantisipasi penjualan hewan ternak yang terpapar penyakit, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo memperkerat pengawasan.

Kepala DPKPP Kota Probolinggo, Aries Santoso mengatakan, pengawasan terhadap hewan ternak dilakukan tidak hanya oleh DPKPP.

Pengawasan hewan ternak khususnya di Pasar Hewan Wonoasih. juga dilakukan secara terpadu oleh DPKPP, TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub.

“Pengawasan terpadu ini juga dilakukan menjelang Idul Adha. Di mana banyak hewan ternak yang masuk dan dijual di pasar hewan,” ujarnya.

Aries mengungkapkan, pengawasan juga dilakukan dengan dilakukan sosialisasi kepada pedagang agar tak membawa hewan ternaknya dalam hal ini sapi yang sakit masuk ke area pasar, karena berpotensi menular ke sapi yang lain.

Selain itu, untuk hewan ternak yang hendak dilalulintaskan ke daerah lain namun masih dalam satu provinsi, wajib mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh Pejabat Otoritas Veteriner (POV), atau kantor di daerah yang berwenang.

Sementara hewan ternak yang dilalulintaskan antar provinsi terlebih dahulu harus melalui aplikasi, atau mengantongi surat izin dari daerah asal.

“Untuk kasus PKM dan LSD di Kota Probolinggo masih ada namun cenderung turun. Kami upayakan penanganan via pengobatan dan vaksinasi oleh tim keswan dan medik veteriner serta dibarengi sosialisasi ke peternak dan pedagang,” kata Aries. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Ikhsan Mahmudi

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi