Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Hukum & Kriminal · 14 Jun 2024 16:18 WIB

Motif Pembunuhan di Bantaran Terkuak, Pelaku Kesal Istrinya Digoda Korban


					SAKIT HATI: Bambang (30), pelaku pembunuhan terhadap Satap (62), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, saat digelandang anggota Polres Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

SAKIT HATI: Bambang (30), pelaku pembunuhan terhadap Satap (62), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, saat digelandang anggota Polres Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Bambang (30), pelaku pembunuhan terhadap Satap (62), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, terancam mendapatkan hukuman maksimal setelah ia dijerat pasal berlapis.

Wakapolres Probolinggo, Kompol Supiyan mengatakan, dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, Bambang dijerat dengan tiga pasal. Pertama pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Kedua pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau merampas nyawa orang lain. “Ketiga, pasal 340 pembunuhan berencana, ancaman sampai 20 tahun penjara,” kata Supiyan saat merilis kasus pembunuhan tersebut, Jumat (14/6/24).

Lebib rinci, Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Putra Adi Fajar Winarsa menyebut, berdasarkan hasil  pendalaman, ternyata pelaku tega menghabisi nyawa tetangganya itu lantaran sakit hati.

“Motifnya itu sakit hati karena korban menggoda istri pelaku,” ungkap Fajar.

Ia melanjutkan, kekesalan pelaku terhadap korban memuncak karena aksi korban menggoda istri pelaku bukan hanya sekali.

Menurut pelaku, ia sering mendapatkan aduan dari istrinya terkait perilaku korban yang sering menggoda istrinya.

“Istrinya ini menyampaikan kepada pelaku melalui sambungan telepon bahwa dia sering digoda oleh korban. Kebetulan pelaku bekerja di luar kota, jadi ketika pelaku pulang, terjadilah pembunuhan itu,” ucap

Sekedar informasi, pembunuhan terhadap Satap (62), warga Dusun Krajan, Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, terjadi pada Rabu (12/06/24) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban yang saat itu sedang bersantai di samping rumah, tiba-tiba disabet oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Alhasil, korban tersungkur sebelum akhirnya meninggal dunia. (*)

 

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim


 

Artikel ini telah dibaca 557 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal