Pasuruan,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) temukan sesar aktif yang membentang di wilayah Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan.
Temuan ini berpotensi terjadinya gempa bumi di kawasan tersebut. Meski demikian, warga diimbau agar tetap tenang dan tidak resah berlebihan.
Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Tretes, Suwarto, menjelaskan bahwa informasi mengenai temuan tersebut sudah lama diumumkan kepada publik.
“Ini sebenarnya sudah disampaikan dari tahun 2017,” ungkap Suwarto saat dikonfirmasi, Sabtu (24/8/24) siang.
Sesar yang melintasi Kecamatan Lekok dan Nguling ini memiliki panjang sekitar 18 kilometer dan arah barat-timur.
Patahan ini menunjukkan pergerakan sesar turun (normal) dengan kecepatan sekitar 0,2 mm per tahun.
“Studi paleoseismologi yang dilakukan oleh Marliyani dan timnya pada tahun 2015 juga menunjukkan adanya aktivitas pergerakan pada sesar ini,” ujar Suwarto.
Skenario Peta Guncangan yang dihasilkan dari sumber gempa bumi Sesar Pasuruan memperkirakan bahwa gempa dengan magnitudo maksimum 6,0 M, yang dapat menghasilkan intensitas guncangan maksimum VI MMI.
Getaran dengan intensitas ini akan dirasakan oleh semua penduduk, menyebabkan masyarakat terkejut dan lari keluar rumah, serta berpotensi menimbulkan kerusakan ringan pada bangunan.
Menanggapi potensi gempa ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang, terutama bagi warga di Kecamatan Lekok dan Nguling.
“Meskipun ada potensi gempa, masyarakat kami imbau agar tidak panik. BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut,” tegas Sugeng.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, seperti sosialisasi tanda-tanda gempa dan prosedur evakuasi yang aman.
Selain itu, simulasi evakuasi secara berkala juga dilakukan. Sugeng juga menekankan pentingnya tidak menyebarkan informasi yang tidak benar terkait fenomena ini.
“Ikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas terkait untuk keselamatan bersama,” pesan Sugeng. (*)
Editor: Mohamad S
Publisher: Keyra