Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Religi & Pesantren · 16 Des 2024 19:43 WIB

Kreatif! Ponpes Azidan Barokatu Zainil Hasan Gelar Lomba Kreasi Tumpeng Sambut Hari Ibu


					KREATIF: Salah satu kelompok peserta lomba saat mengkreasikan tumpeng yang dilombakan. (foto: Hafiz Rozani).

Perbesar

KREATIF: Salah satu kelompok peserta lomba saat mengkreasikan tumpeng yang dilombakan. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Menyambut Hari Ibu yang jatuh tiap tanggal 22 Desember, Pondok Pesantren (Ponpes) Azidan Barokatu Zainil Hasan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, gelar lomba kreasi nasi tumpeng, Senin (16/12/24).

Lomba ini diikuti oleh wali santri dan dibagi menjadi beberapa kelompok. Mulai tingkat Raudhatul Athfa (RA) atau setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkatan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dalam lomba ini, belasan peserta yang terdiri dari wali santri, dituntut agar bisa mengkreasikan nasi tumpeng sebaik dan secantik mungkin.

Saat lomba di mulai, bahan-bahan yang dibawa dari rumah kemudian diolah dan dikreasikan hingga menjadi karya kreatif berupa tumpeng.

“Jadi bahan yang sudah jadi dibawa dari rumah, setelah lomba dimulai bahan tersebut langsung dikreasikan di dalam wadah yang juga disiapkan oleh peserta,” ujar pengasuh Ponpes Azidan Barokatu Zainil Hasan, Nyai Diah Retno.

Sistem penilaian, menurut Retno, tumpeng yang paling baik penyajiannya dengan rasa yang ‘nendang’ akan keluar sebagai pemenang. Selain itu, isi tumpeng dan kandungan gizi, juga masuk dalam penilaian.

Mayoritas nasi tumpeng yang dikreasikan menggunakan nasi kuning. Namun beberapa peserta ada menggunakan yang bahan lain untuk membuat tumpeng yang cantik dan unik.

Lomba sengaja dilaksanakan sebelum Hari Ibu, karena saat Hari Ibu tanggal 22 Desember 2024 nanti, sudah tidak ada aktifitas di pondok pesantren seiring sudah memasuki hari libur.

“Selain melatih kreasi dalam menata tumpeng, lomba ini juga bertujuan menjali silahturahmi dan kekompakan antara wali santri yang peserta,” cetus Retno.

Salah satu wali santri, Wulan menyebut bahwa kreasi tumpeng yang dibuatnya memiliki tema kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Selain lauk pauk, juga terdapat sayuran yang dibentuk motif bunga, seperti yang disukai anak-anak.

“Selain kreasi, tumpeng yang kita buat juga diperhitungkan nilai gizinya. Salah satunya pemilihan lauk ayam yang penuh protein, serta terdapat sayur-mayur didalamnya,” ujarnya.

Selain lomba kreasi nasi tumpeng, dalam acara tersebut juga digelar tradisi basuh kaki masing-masing orang tua yang dilakukan oleh santri.

Membasuh kaki orang tua sebagai simbol bahwa surga berada di telapak kaki ibu sehingga kaki ibu harus senantiasa bersih. Selain itu, juga menyiratkan bentuk pengabdian anak terhadap ibunya. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher : Keyra


Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Perluas Dakwah, NU Krejengan Probolinggo Gelar Pelatihan Digital

10 Februari 2025 - 15:43 WIB

Mengenal Sofia, Aktivis asal Leces yang Kini Menakhodai Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

27 Januari 2025 - 13:04 WIB

Era Baru NU Kota Probolinggo Dimulai, Tiga Pilar jadi Spirit Gerakan

27 Oktober 2024 - 19:22 WIB

MUI Kab. Probolinggo Sebut Agen Zionisme Berkeliaran, Warga Diminta Waspada

29 Juli 2024 - 19:33 WIB

Ratusan Jamaah Haji Kota Probolinggo Tiba, Pj. Walikota Beri Pesan Begini

4 Juli 2024 - 13:06 WIB

Pura Mandhara Giri Semeru Agung tak Kecipratan APBD, Pimpinan Dewan Semprot Pemkab Lumajang

30 Juni 2024 - 19:54 WIB

Trending di Religi & Pesantren