Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Lingkungan · 21 Des 2024 15:59 WIB

Plengsengan Aliran Sungai Legundi Ambrol, Resahkan Warga


					AMBROL: Slamet melihat plengsengan di aliran sungai Legundi Kota Probolinggo yang ambrol. (foto: Hafiz Rozani)
Perbesar

AMBROL: Slamet melihat plengsengan di aliran sungai Legundi Kota Probolinggo yang ambrol. (foto: Hafiz Rozani)

Probolinggo,- Plengsengan di aliran Sungai Legundi yang terletak di Jalan Kyai H. Fadol, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ambrol sepanjang sekitar 10 meter.

Warga yang rumahnya dekat dengan ambrolnya plengsengan, berharap segera dilakukan perbaikan agar rumah mereka tidak ikut terdampak.

Warga sekitar, Slamet (52) mengaku ambrolnya plengsengan yang berada di barat rumahnya tersebut baru diketahui pada Jum’at pagi (20/12/24).

Sebelum plengsengan ambrol, debit air Sungai Legundi sedang tinggi usai daerah aliran sungai diguyur hujan lebat.

“Tabunya sekitar pukul 06.00 WIB. Kalau kejadian amblesnya plengsengan ini sudah kali kedua, dengan kejadian pertama sudah diperbaiki,” kata Slamet, Jum’at (21/11/24).

Slamet menilai, amblesnya plengsengan dapat menggerus tanah bahkan sampai merusak rumahnya yang memiliki jarak sekitar 6 meter.

“Jika hujan turun, pasti debit air tinggi, dan itu membuat sedikit khawatir,” paparnya.

“Kami berharap, plengsengan yang ambrol untuk diperbaiki, karena plengsengan yang ambrol ini sudah lama dibangun,” imbuh Slamet.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Sunarko mengungkapkan bahwa pihaknya sudah datang ke lokasi untuk memantau plengsengan yang dilaporkan ambrol.

Ambrolnya plengsengan, diduga disebabkan adanya aliran air di sebelah timur plengsengan atau dari arah rumah warga, sehingga terjadi tekanan yang membuatnya ambrol.

“Plengsengan ini dibangun tahun 2010, dan pernah perbaiki dititik tertentu, karena plengsengan yang ambrol wewenangnya SDA Provinsi Jatim, maka kami meninjau dan melaporkannya,” cetusnya. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan